Text
Keajaiban di Pasar Senen
"Seniman pura-pura" inilah keajaiban itu, dan merupakan sembilan puluh lima persen yang disorort oleh H. Misbach Yusa Biran dalam buku ini. Mereka adalah orang yang mengaku diri seniman untuk menutupi ke-"gelandangan"-nya, penganggur-penganggur malas yang di atas kedekilannya memasang etiket mentereng: seniman.
"....... di balik keanehan-keanehan gerak, omongan dan perjuangan tokoh-tokoh dalam buku ini tergambar juga situasi pada tahun 50-an, terutama kehidupan sandiwara yang kembang kempis....." Dalam .... Oh-Film tersirat adanya golongan yang coba menampilkan mutu dan kalangan yang (hanya) cari duit. (Sekarang ini masih "sama" situasinya, apalagi di dunia sinetron).
Tidak tersedia versi lain