Lucu..." "Apanya yang lucu?" tanya kawannya yang berkacamata dengan nada bosan, seperti ingin sekadar mengisi udara yang kosong dengan bacotnya. Ia menelungkup karena bokongnya yang penuh bilur-bilur itu tak mampu menyanggah tubuhnya lagi. Keringat asin bercampur bau anyir darah yang mulai mengering masih tersisa di ujung penciumannya.