"Seniman pura-pura" inilah keajaiban itu, dan merupakan sembilan puluh lima persen yang disorort oleh H. Misbach Yusa Biran dalam buku ini. Mereka adalah orang yang mengaku diri seniman untuk menutupi ke-"gelandangan"-nya, penganggur-penganggur malas yang di atas kedekilannya memasang etiket mentereng: seniman. "....... di balik keanehan-keanehan gerak, omongan dan perjuangan tokoh-tokoh dal…